http://infobalinews.com/AssetsSite/img/icon/Logo_Kiri20170914102329.png

Pers Rilis Tindak Pidana Kasus Pencurian Dengan Kekerasan Atau Penipuan Digelar Oleh Kapolres Jembrana

  • Rabu, 09-Oktober-2019 (17:50) Polsek admin

    Infobalinews - Polda Bali - Polres Jembrana, berdasarkan laporan pengaduan masyarakat LP/257/X/2019/Bali/Res Jbr tanggal 2 Oktober 2019, Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau penipuan motor Honda CBR No Pol. F 4070 TT, dan tersangka telah diamankan oleh Sat Reskrim Polres Jembrana semenjak ditangkapnya tersangka tepatnya pada Rabu, 2 Oktober 2019 satu minggu yang lalu.
    Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. (8/10) menggelar pres rilis di Mapolres Jembrana yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Drs. I Wayan Sinaryasa dan Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita, S.I.K. dan dihadiri oleh belasan awak media terkait kasus tersebut.
    “Setelah korban (Solah Hudin, Ds. Tukadaya, Melaya) merasa tertipu dengan 2 tersangka (inisial HJ dan IA) dimana tersangka HJ mengaku-ngaku sebagai petugas fainen PT. Nusa Surya Ciptadana (NSC) yang sudah mengambil motor CBR ini dengan paksaan tentunya dengan alasan cicilannya mengalami penunggakan kurang lebih 900 hari lebih,” kata Kapolres Jembrana kepada awak media.
    Motif tersangka mengambil sepeda motor  CBR putih orange tersebut adalah untuk dijual kembali kepada orang lain dengan harga murah agar menghasilkan uang. Atas kejadian tersebut Solah Hudin mengalami kerugian sebesar Rp 21.185.000,-
    Tindak pidana yang TKP kejadiannya berlokasi di depan Toko Firman Indah Optical Jl. Gunung Agung No 58, Ketugtug-Lotim ini sudah diamankan BB (barang bukti) berupa 1 unit motor Honda CBR putih orange No Pol F 4070 TT, 1 unit motor Honda Beat No Pol DK 3569 ZT, 2 lembar surat penyerahan kembali sepeda motor dari PT. Nusa Surya Ciptadana, dan 1 unit HP merk Oppo A37.
    Kapolres Jembrana mengatakan kasus tindak pidana curas atau penipuan ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara atau tindak pidana penipuan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Polres Jembrana)