http://infobalinews.com/AssetsSite/img/icon/Logo_Kiri20170914102329.png

Pelaku Jambret dan Pelecehan di Klungkung Menangis di Kantor Polisi

  • Kamis, 14-September-2017 (16:15) Kriminal admin

    SEMARAPURA - I Putu Antara (25) alias Donking, berlinang air mata saat digiring menuju ruang penyidik Satreskrim Polres Klungkung, Bali, Selasa (12/9/2017).

    Ia tampak sedih ketika diminta menggenakan pakian tahanan berwarna oranye.

    Pemuda asal Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung  mengaku sangat menyesali perbuatannya.

    Ia ditangkap setelah nekat menjambret handphone dan melakukan tindakan cabul terhadap LPD (17), gadis asal Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

    “Saya sangat menyesal, saat itu saya habis minum minuman keras di banjar,” Ujar Putu Antara dengan mata berkaca-kaca.

    Donking sama sekali tidak mengenal korban. Awalnya ia hanya bermaksud untuk kenalan dengan korban yang saat itu sedang melintas.

    Ia mengaku, tindakan cabulnya terhadap LPD dilakukan secara sepontan.

    “Handphone itu memang tidak saya jual. Rencanannya saya akan kembalikan agar bisa  berkenalan dengan dia,” kata Donking sembari menangis.

    Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP I Made Agus Dwi Wirawan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Sabtu (9/9/2017) malam. Saat itu, korban LPD (17) melintas di persimpangan  Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung. Terpana dengan  korban, Donking lalu mengejarnya.

    Tiba di jalan raya Bakas-Tusan, tepanya di depan panti asuhan, ia menyerempet korban. LPD kemudian diminta menepi. Donking lalu bertindak tidak sopan terhadap korban. Ia berusaha mencium bibir LPD.

    Karena korban menghindar, ia memegang dada dan berusaha menyentuh bagian sensitif korban. Tidak sampai di sana, tersangka lalu merampas handphone korban dan kabur sejurusnya.

    Setelah dilaporkan, polisi melacak keberadaan tersangka. Diketahui tersangka tinggal di seputaran Desa Takmung, Banjarangkan.  Hari itu juga, Buser Polres Klungkung langsung bergerak ke rumah tersangka.

    Tahu kedatangan polisi, tersangka sempat ke arah timur. Ia menerebos jurang, bersembunyi agar selamat. Donking ketakutan.

    Setelah dilakukan pengejaran, ia akhirnya dapat diamankan tanpa perlawanan. “Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya,” kata AKP Agus Dwi Wirawan.

    Pasal Berlapis

     Polisi berhasil mengamankan barang bukti seperti satu buah handphone merk Samsung dual core, satu unit sepeda motor Honda vario DK 2159 MO dan surat kendaraan.

    Atas perbuatannya, Donking dijerat pasal berlapis yakni 365 dan 363 KUHP. Ancaman hukuman kurungan penjara maksimal sembilan  tahun.

    “Seluruh barang bukti dan tersangka sudah kami amankan. Kami akan kembangkan lagi kasus ini, apakah benar tersangka baru sekali melakukan kejahatan dengan modus demikian,” ujar Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP I Made Agus Dwi Wirawan.