http://infobalinews.com/AssetsSite/img/icon/Logo_Kiri20170914102329.png

Paguyuban Umat Muslim Akasia Denpasar Timur,Tolak Gerakan People Power

  • Minggu, 19-Mei-2019 (08:44) Politik lena@gmail.com

    INFOBALINEWS,Denpasar Bali - Penolakan aksi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat dan negara terus menggema dan meluas di berbagai lapisan masyarakat.

    Seperti yang dilakukan oleh Paguyuban Umat Muslim Akasia ( Puma ) Denpasar dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana aksi *People Power* yang akan berlangsung di Jakarta pada 22 Mei mendatang.

    Ketua Umum Puma H. Waluyo dalam keterangannya menyebutkan, dalam Paguyuban Umat Muslim Akasia sepakat dan tegas menolak aksi People Power oleh kelompok manapun.

    " Aksi People Power dengan pengerahan massa tentu akan sangat rawan dan dapat menimbulkan instabilitas nasional," kata H.Waluyo.

    Ditegaskan oleh ketua umun PUMA ini bahwa gerakan yang menolak rekapitulasi hasil Pemilu 2019 dengan cara inkonstitusional dapat mebgganggu stabilitas keamanan Negara Indonesia dan bercitra buruk di mata dunia.

    "Karenanya mari kita bersatu untuk menjaga keamanan dan menerima hasil Pemilu Pilpres 2019 apapun hasilnya." Tegas H. Waluyo Jumat (17/5) di kediamannya jl. Akasia Denpasar.

    Masih menurut tokoh Agama Islam di Bali ini bahwa Persatuan harus tetap dijaga dalam keaneka ragaman budaya, suku, agama dan golongan demi keutuhan NKRI.

    Ditempat terpisah, Kapolsek Dentim Polresta Denpasar Kompol Nyoman Karang Adiputra, menyatakan sangat mengapresiasi pernyataan yang disampaikan oleh ketua Puma H. Waluyo sebagai bentuk kepeduliannya untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kindusif tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.(dps).