http://infobalinews.com/AssetsSite/img/icon/Logo_Kiri20170914102329.png

Sidang Pleno KPU Kota Denpasar Berjalan Aman dan Lancar, Para Saksi Terima Hasil Rekapitulasi

  • Selasa, 07-Mei-2019 (13:13) Politik lena@gmail.com

    INFOBALINEWS,Denpasar - Pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di hotel Prime Plaza Sanur, Denpasar Selatan berjalan cukup lancar dan berakhir dengan aman. 

    Selama proses sidang tidak ada kendala yang berarti walau ada persoalan masalah suara yang masuk, namun semuanya terakomodir dan diselesaikan sesuai peraturan yang ada. 

    Demikian diungkapkan oleh Kabag Ops Polresta Denpasar,Kompol Gatra yang memimpin personil Polresta Denpasar dalam pengamanan selama tahapan Pemilu 2019 di wilayah Denpasar Bali.

    "Tidak ada persoalan yang menyebabkan gangguan keamanan dalam sidang Pleno,semua berjalan lancar dan aman,"jelas Kompol Gatra,Kabag Ops Polresta Denpasar Selasa (7/5/19).

    Ditambahkan pula oleh Kabag Ops Polresta Denpasar ini, bahwa pihak Polresta Denpasar bersama - sama dengan TNI dan PAM swakarsa binaan Polresta Denpasar, akan terus mengawal tahapan Pemilu 2019 hingga benar - benar selesai.

    "Kami akan tetap memberikan jaminan keamanan dalam setiap tahapan Pemilu ini,dengan tetap menjaga netralitas," tambah Kompol Gatra mantan Kapolsek Benoa Polresta Denpasar.

    Sementara itu para saksi dari partai PSI Gede Eka Wijaya Partiana dan saksi Farida Zahra dari Partai PBB pada Senen (6/5) malam usai mengikuti rapat pleno KPU kota Denpasar juga mengakui bahwa Rekapitulasi telah berjalan dengan jujur, adil dan demokratis. 

    "KPU kota Denpasar telah melaksanakan pemilu 2019 dengan profesional seauai peraturan perundang undangan,"kata Eka Wijaya dari PSI.

    Ditegaskan pula oleh para saksi bahwa mereka bersama sama dapat menerima hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 yang dilaksanakan oleh KPU Kota Denpasar.

    " Kami menyatakan menerima hasil pleno ini,karena sudah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada," kata salah satu saksi dari Partai PBB, Farida Zahra. (humdps).