http://infobalinews.com/AssetsSite/img/icon/Logo_Kiri20170914102329.png

Polda Jatim Berhasil Ungkap Kasus Mutilasi Guru Honorer Kediri

  • Jumat, 12-April-2019 (15:19) Kriminal lena@gmail.com

    INFOBALINEWS,Setelah menangkap dua pelaku pembunuhan disertai mutilasi guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto (28), Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mangera Berikan Keterangan Jumpa Pers update kasus Mutilasi ttersebut bahwa Pelaku adalah teman dekat korban. Bahkan ia mengatakan para pelaku dan Budi Hartanto terlibat hubungan asmara.ujar Barung.

    Sejak awal, kata Barung, polisi telah mengidentifikasikan bahwa pelaku pembunuhan tersebut tak dilakukan oleh satu orang. Melainkan dua orang.

    Tak hanya itu, potongan tubuh yakni kepala korban yang selama ini dikabarkan hilang, juga telah berhasil ditemukan polisi. Diketahui kepala itu ditemukan dalam kondisi terkubur, di suatu tempat di Kediri, Jawa Timur.

    Kepala itu kemudian, kata Barung, telah dipastikan milik korban, setelah tim melakukan identifikasi melalui kecocokan darah, dengan potongan tubuh Budi Hartanto yang sebelumnya ditemukan di tempat yang berbeda.

    Potongan tubuh lain tersebut adalah bagian tubuh korban yang pada ditemukan di dalam koper di tepi sungai lahar, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4) pekan lalu.

    “Kepala sudah kita temukan di wilayah Kediri, dari awal saya mengatakan, dari awal Kediri adalah tempat eksekusi dan pembunuhan, Blitar pembuangannya saja untuk menghilangkan jejak awal yaitu kepalanya,” kata Kabid Humas Polda Jatim.

    Kendati demikian, polisi hingga kini masih belum bisa menemukan senjata yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya. Barung menyebut, polisi masih terus melakukan pencarian, Kata Barung

    Dalam kasus ini, Pihak Penyidik Polda Jatim akan terus mendalami apa motif pembunuhan disertai mutilasi tersebut. tersangka AJ dan AP, Bahkan tersangka AP kemarin sore ditangkap di Jakarta dan AJ ditangkap di Kediri kemarin pukul 20.00 wib.hingga kini Polda Jatim masih mencari alat yang digunakan Kedua tersangka untuk eksekusi,"pungkas Kabid Humas Polda Jatim.