http://infobalinews.com/AssetsSite/img/icon/Logo_Kiri20170914102329.png

Apresiasi Pembangunan Embung di Jateng Lampaui Target,Presiden Joko Widodo Kunjungi Sragen

  • Rabu, 03-April-2019 (19:25) Politik admin

    INFOBALINEWS,,SRAGEN-Kendala kekeringan yang kerap melanda wilayah Jawa Tengah dipastikan akan jauh berkurang di tahun 2019 setelah program pembangunan 1.000 embung di provinsi itu berhasil diwujudkan. 

    Bahkan, program yang dicanangkan sejak 2015, di masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo itu, mampu melewati target karena berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Dan Tata Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah, saat ini sudah tersedia, 1.145 embung.

    "Saya mengapresiasi hal itu sebagai komitmen pemerintah daerah dan pusat untuk memperhatikan petani, terutama di Jawa Tengah, agar bisa meningkatkan produktifitas lahan pertanian tanpa terkendala musim kemarau. Pemerintah sudah memiliki program petani canggih yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan kompetensi petani, sekaligus menciptakan wirausahawan baru di bidang agribisnis. Jadi petani tak perlu khawatir dan bisa tetap produktif di musim kemarau," ucap Joko Widodo, saat silaturahmi di Sragen, Jawa Tengah, Rabu (3/4). 

    Selain ditemani istri, Iriana, juga tampak  Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

    Kegiatan silaturahim Presiden RI dengan gabungan kelompok tani dan perkumpulan padi dan pengusaha beras indonesia se Jawa Tengah berlangsung di GOR Diponegoro, Sragen. 

    Pertemuan itu juga  digunakan Jokowi untuk menyampaikan pencapaian dalam mengemban amanat sebagai Presiden RI dalam lima tahun terakhir. 

    Berbagai perkembangan infrastruktur lain untuk mengembangkan Jawa Tengah, seperti jalan tol yang melintasi Sragen-Sukoharjo-Solo dan Bendungan Gondang, Sragen juga diungkapkan Jokowi agar masyarakat Jawa Tengah mengetahui bahwa hal itu dilakukan untuk mendukung kemajuan dan kelancaran aktivitas masyarakat dalam menggerakkan ekonomi.

    "Jika infrastruktur sudah tuntas, maka pemerintah akan membangun sumber daya manusia. Mulai dari asupan akan kebutuhan pokok, pendidikan, dan penambahan kemampuan sehingga mampu produktif," lanjut Jokowi. (Cartens)